Inilah Sosok Wanita Cantik, Pintar, dan Cerdas yang Selalu Mendampingi Menteri Susi.

s1

Putritoto.com – Dari begitu banyak menteri di kabinet kerja Jokowi, nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti termasuk yang paling dikenal masyarakat. Kinerja yang bagus serta gayanya yang nyentrik membuat banyak orang kagum kepada nya. Namun disisi lain , ada seorang wanita cantik yang selalu berada di samping bersama Menteri Susi Pudjiastuti yang tak kalah menyedot perhatian publik.

Yah , namanya adalah Fika Fawzia , ia merupakan asisten cantik Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Selain cantik , pintar dan lancar dalam berbahasa Inggris , ia juga memiliki wawasan yang luas dalam dunia politik.

f2

Fika Fawzia mempunyai situs (blog) pribadi. Dalam blognya, ia menulis mengenai ‘persimpangan’ pada kebijakan umum, hukum, politik, serta peristiwa sosial yang lain di Indonesia, dan masalah global yang lain.

Lewat blognya, Fika mengaku sekarang ini bekerja untuk pemerintah RI.

Tulisan-tulisan di blognya mengupas bagian infrastruktur, transportasi perkotaan, ketahanan pangan, serta beberapa gosip gender.

Tema menarik yang lain yang ditulis Fika Fawzia berkaitan demokrasi, politik Islam, serta kebijakan mengenai pergantian iklim.

Wanita yang mempunyai hoby main basket itu yaitu lulusan Fakultas Hukum Kampus Indonesia pada 2008, serta Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore pada 2012.

Fika Fawzia sempat juga berhimpun dalam proyek riset, dari mulai Center for Electoral Reform (CETRO), serta Indonesian Center for Hukum Lingkungan (ICEL).

Ia sempat juga bekerja pada REDD+, untuk Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), serta mempunyai magang singkat untuk grup praktek Project Finance di Hadiputranto, Hadinoto and Partners, satu firma hukum di Jakarta.

Tidak cuma itu, Putritoto. com juga berusaha untuk ‘mengintip’ account Instagram kepunyaannya, @ffawzia07.

Di account dengan 870 followers itu, Fika Fawzia termasuk eksis di sosial media yang satu itu.

Tidak ayal, Fika Fawzia telah mengunggah sejumlah 272 kali.

Tidak cuma swafoto (selfie), Fika juga seringkali mengunggah photo waktu tengah berbarengan Menteri Susi Pudjiastuti.

Diluar itu, banyak pula photo panorama indah dan objek yang lain.

Polisi Bisa Paksa Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Jika Tiga Kali Dipanggil Menolak

dhani

Polisi bakal menerbitkan surat perintah membawa dengan cara paksa beberapa saksi masalah kasus sangkaan penghinaan pada Presiden Joko Widodo oleh musisi Ahmad Dhani. Surat perintah itu bakal diterbitkan bila beberapa saksi meremehkan surat panggilan ketiga.
Terlebih dulu, Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan pada beberapa saksi dalam masalah sangkaan penghinaan Presiden oleh Ahmad Dhani. Mereka disuruh ada di Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/11/2016). Tetapi, dari delapan orang yang di panggil, cuma Eggi Sudjana yang penuhi panggilan. Ketujuh saksi yang lain salah satunya yaitu Rizieq Shihab, Amien Rais, Munarman, Ratna Sarumpaet, Mulan Jameela, serta Ahmad Dhani.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menyampaikan, pihaknya bakal selekasnya melayangkan surat pemanggilan selanjutnya. Tetapi Awi belum memperoleh info dari penyidik mengenai jadwal kontrol ketujuh saksi itu. ” Belum tahu tanggalnya, ” tutur Awi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (25/11/2016).
Awi menerangkan, bila beberapa saksi tetaplah tak datang setelah polisi kirim surat panggilan ketiga, jadi polisi dapat menerbitkan surat perintah membawa dengan cara paksa. ” Panggilan itu hingga tiga kali. Yang ketiga itu dapat dengan surat perintah membawa, ” tuturnya. Kontrol beberapa saksi itu dikerjakan untuk menindaklanjuti pelaporan dari Laskar Relawan Jokowi (LRJ) serta Projo yang melaporkan Ahmad Dhani lantaran disangka mengejek Presiden Jokowi waktu berorasi pada demo 4 November.

Ahli hukum pidana, Muzakir menilainya, polisi salah dalam menyangkakan Pasal 207 KUHP untuk masalah Ahmad Dhani. ” Pasal penghinaan pada presiden itu telah direvisi oleh MK. Bila telah diuji di MK jadi pasal penghinaan pada presiden ya telah tak ada lagi. Bila dipakai Pasal 207 itu salah juga, ” tutur Muzakir, Jumat. Mengenai Pasal 207 KUHP berbunyi, siapa saja dengan berniat di depan umum mengejek satu penguasa atau tubuh hukum bakal diancam pidana penjara paling lama 1 th. 6 bln.. ” Pasal itu kan mengatakan penguasa. Presiden bukanlah penguasa. Presiden yaitu presiden, ” tuturnya.

Situs Judi Togel Online Terpercaya dan Teraman , Prediksi Angka Jitu , Togel SGP .

Muzakir menerangkan, dulu ada Pasal yang mengatur mengenai penghinaan pada Presiden maupun Wakil Presiden. Ketentuan itu tertuang dalam Pasal 134 KUHP. Tetapi, Pasal itu sekarang ini sudah dihapuskan. Pada 4 Desember 2006 Mahkamah Konstitusi (MK) lewat putusan No. 013-022/PUU-IV/2006 sudah meniadakan pasal penghinaan presiden serta wakil presiden dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Permintaan judicial review itu diserahkan oleh Eggi Sudjana serta Pandapotan Lubis.
MK menilainya Pasal 134, Pasal 136, serta Pasal 137 KUHP dapat menyebabkan ketidakpastian hukum lantaran tafsirnya yang sangat rawan manipulasi.

Oleh karenanya, menurut Muzakir, bila Pasal 134 telah dihapus, jadi seyogyanya polisi tak dapat kenakan seorang yang mengejek presiden dengan Pasal 207 KUHP.
Sebab, menurutnya, dalam pasal itu mengatakan penguasa serta bukanlah presiden.
” Dengan memakai pasal 207 KUHP, bermakna penyidik polisi menyamai presiden dengan penguasa. Penguasa itu sejajar dengan Kapolsek, Kapolres, Kapolda atau Kapolri, umpamanya demikian. Saat presiden disamakan dengan itu. Sebagai jabatan lho ya, ” kata Muzakir.

Muzakir mengemukakan, bila memanglah Presiden Jokowi terasa keberatan dengan pengucapan Ahmad Dhani, jadi mesti dianya yang melapor.
Tetapi, dalam laporan itu, Jokowi bikin laporan seperti warga umum serta tak membawa embel-embel kepala negara. Bila demikian, jadi polisi dapat memasukkan Pasal 310 KUHP mengenai pencemaran nama baik dalam laporan itu.
Sama dengan waktu Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang melaporkan Zaenal Maarif atas tuduhan pencemaran nama baik. Dalam laporan itu, Kata Muzakir, polisi menyangkakan Pasal 310 KUHP mengenai pencemaran nama baik.
” Saat SBY gunakan Pasal 310 KUHP Jokowi gunakan Pasal 207 KUHP, ” ucapnya.
” Polisi jadi seakan-akan ingin membela presiden, namun jadi malah merendahkan martabat presiden. Lantaran presiden itu derajatnya berbeda dengan penguasa. Presiden itu kepala negara. Saat presiden kepala negara dikira penguasa. Ya salah juga, ” sambungnya.
Seperti dikabarkan, Ahmad Dhani dilaporkan ke polisi oleh Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) serta Projo pada Senin (7/11). Dhani dilaporkan ke polisi lantaran dinilai sudah mengejek Presiden.
Polisi terima pelaporan itu serta mengaplikasikan Pasal 207 KUHP mengenai Penghinaan pada Penguasa dalam sistem pengusutannya.

Terkait Penetapan Tersangka Buni Yani , Begini Respon Ahok

buni

Penyidik Bandar Togel Polda Metro Jaya mengambil keputusan Buni Yani sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Info serta Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Info serta Transaksi Elektronik (ITE).

Lantas, bagaimana komentar Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok?

Diluar itu, Situs Judi Togel Online Terpercaya, juga ikut mengambil alih perhatian banyak pembaca di Berita Terkini Selalu Indah, terlebih kanal News sampai Jumat (25/11/2016) pagi.
Buni Yani, penyebar potongan video pidato Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang berbuntut pada masalah penistaan agama, diputuskan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Buni dikira sudah lakukan tindak pidana berbentuk pencemaran nama baik serta penghasutan SARA. Prediksi Togel.

Menyikapi hal itu, Gubernur nonaktif DKI Jakarta itu malas berkomentar banyak tentang penetapan tersangka Buni Yani.

” Saya tidak paham, ” tutur Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Kamis, 24 November 2016.

Menurutnya, penetapan tersangka adalah kewenangan kepolisian, hingga dia tak memiliki hak berkomentar banyak. ” Itu kewenangan polisi, bertanya lah keapada polisi. ”

 

Demo 2 Desember Akan di Kawal TNI

Demo Tgl 2 Des , akan dikawal prajurit khusus dari TNI tanpa senjata.

gats

Bandar33.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengakui, sudah memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan prajurit spesial untuk mengawal demo 2 Desember 2016.

” Saya telah memerintahkan pada anggota mempersiapkan prajurit-prajurit untuk dilatih disediakan yang sehat, serta untuk dibekali oleh semua orang-orang negara Republik Indonesia kalau prajurit TNI mulai sejak dia masuk dididik disumpah oleh prajurit saya telah penuhi kriteria dari sisi agama apapun yang diyakini untuk lakukan jihad, ” kata Gatot di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2016).

Gatot menyatakan, prajurit yang disediakan mengamankan tindakan demonstrasi itu akan tidak memakai senjata. Dia juga mengimbau supaya orang-orang tetaplah tenang karenanya ada tindakan itu.

” Karenanya saya perintahkan prajurit-prajurit saya tidak untuk bersenjata, jika ada bebrapa grup bersenjata kita lawan dengan tangan kosong keduanya sama berjihad, ” tutup dia. (ts)

Ruang Togel , Ruang Prediksi , Togel Online , Bandar Togel , Toto , Prediksi Harian , Ulas Togel , Prediksi SGP , Toto SGP , Prediksi Togel Hari Ini , Prediksi HK Malam Ini , RumusTogel , Buku Mimpi , Hasil Togel , Togel Online , Angka Jitu , Togel Online Terpercaya , Eyang Togel , Eyang Tisa Caroline .

Arti Mimpi 2 Angka

ebook-togel
Tekan tombol ctrl+f untuk pencarian cepat.

01 = 05 – 95 – 12 – 45
Setan – Bandeng – Obor – Jambu Mente – Tangan – Betara Kala – jual ikan – bacang

02 = 16 – 53 – 09 – 35
Sarjana – Bekicot – Loncat Tinggi – Wortel – Sandal – Betara Brahma – Jangkar – nipah

03 = 32 – 52 – 85 – 25
Orang Mati – Angsa – Loncat Galah – Sawi – Kaki – Subali – Cemburu – ambil daun

04 = 12 – 65 – 05 – 15
Kwan Im – Merak – Lompat Jauh – Kangkung – Balon – Dewi Ratih – Baca buku – petai

05 = 01 – 89 – 10 – 39
Kepala Rampok – Singa – Loncat Indah – Kayu Manis – Kereta Api – Garu Langit – Merica – jemur baju

06 = 20 – 91 – 51 – 41
Dewi Bulan – Kelinci – Renang – Kapas – Boneka – Dewi Sri – Bantuan – daun teh

07 = 24 – 58 – 57 – 08
Pelayan – Babi – Perahu Layar – Bawang – Pancing – Sulatri – Arang – kapal keruk

08 = 17 – 57 – 04 – 07
Maling Kecil – Macan – Motor Boat – Kecubung – Pasar – Talamaria – Terlanggar – daun sop

09 = 33 – 87 – 88 – 37
Pinang – gadis – Jendral – Kerbau – Mendayung – Kates (Pepaya) – Jala – Bima

10 = 18 – 82 – 03 – 32
Rileks – panjat pohon – Kelenteng – Kelabang – Menyelam – Kelapa – Bir – Sang Pamuji – Ikan Arwana

11 = 15 – 77 – 02 – 27
Kerudung – jamur – Menteri Serakah – Anjing – Lari Cepat – Sapu – Kipas – Sengkuni

12 = 04 – 69 – 17 – 19
Luku – air panas – Penasehat Perang – Kuda – Lari Gawang – Lemon – Bola Lampu – Wibisana

13 = 14 – 79 – 07 – 29
Cuci rambut – sarang burung – Penjaga Pintu – Gajah – Lari Estafet – Kipas Angin – Keris – Prabukesa

14 = 13 – 96 – 08 – 46
Kentang – beras – Potong Babi – Onta – Tolak Peluru – Jembatan – Spet (Suntikan) – Jaya Langsuan

15 = 11 – 54 – 00 – 04
Lengkuas – karantina – Hakim – Tikus – Lempar Martil – Kantor Pos – Sekrup – Kresna – Selang Plastik

16 = 02 – 74 – 15 – 24
Durian – pohon pisang – Orang Sakit Gudig – Tawon – Lempar Cakram – Surat – Nanas – Jembawan

17 = 08 – 88 – 13 – 38
Aren – Api – Pemadat – Bangau – Lempar Lembing – Durian – Telepon – Buto Terong

18 = 10 – 78 – 01 – 28
Jual Es – Parang – Kompor Elpigi – Kas Uang – Kucing – Polo Air – Lombok – Kantor Polisi – Bisma – Rumah Terbakar

19 = 27 – 62 – 54 – 12
Cabut Gigi – Lotre – Pelacur Kelas Tinggi – Kupu Kupu – Sepakbola – Srikaya – Ban Sepeda – Banowati

20 = 06 – 72 – 19 – 22
Kedai Tuak – Bermesraan – Istri Sejati – Lalat – Volleyball – Palu – Ban Mobil – Setiawati – Memberi Kayu

21 = 22 – 93 – 55 – 43
Bayam – Memotret – Pelacur Umum – Walet – Bulutangkis – Permen – Kapak – Lesmanawati

22 = 21 – 70 – 50 – 20
Buah Kana Cina – Cuci Muka – Peti Mati – Capung – Tenis – Terong – Harmonika – Arjuna dan Sembadra

23 = 30 – 84 – 81 – 34
Potong Ayam – Bedak – Setan Gantung – Kera – Bola Basket – Pisang – Piano – Wilkampana

24 = 07 – 66 – 14 – 16
Kelentang – Bersolek (rias) – Sumber Air – Katak – Tenis Meja – Sikat Gigi – Padi – Dewa Ruci

25 = 35 – 85 – 82 – 03
Menelpon – Memasak – Menantu Raja – Rajawali – Baseball – Jagung – Tapal Gigi – Kangsa Dewa

26 = 31 – 90 – 80 – 40
Uang Logam – Kebaya – Raja – Naga – Hockey – Ganggang – Mesin Jahit – Samiaji

27 = 19 – 61 – 06 – 11
Isi Minyak – Bidan – Wanita Cantik – Kura Kura – Bola Sodok – Sabun Bubuk – Otak – Dewi Supraba

28 = 29 – 68 – 56 – 18
Buah Pala – Montor – Pencari Kayu – Ayam – Menembak – Tomat – Jarum – Nakula

29 = 28 – 63 – 53 – 13
Truk Barang – Uang Perak – Pendeta Sakti – Belut – Panahan – Kursi – Koran – Sidiwacana

30 = 23 – 99 – 58 – 49
Tas – Pembunuh – Nelayan – Ikan Mas – Angkat Besi – Belimbing – WC – Nagatatmala

31 = 26 – 94 – 59 – 44
Jas Hujan – Cari Udang – Anggota Kelamin – Udang – Senam – Cacing Pita – Sangkar Burung – Yuyu Rumpung

32 = 03 – 60 – 18 – 10
Cari Kerang – Sarang Lebah – Ahli Nujum – Ular – Yudo – Kamar Mandi – Tali – Abiyasa

33 = 09 – 86 – 16 – 36
Tahu – Uang – Pengemis – Laba Laba – Gulat – Gigi – Sabun – Petruk

34 = 36 – 73 – 89 – 23
Jelarut – Merpati – Orang Buta – Rusa – Silat – Jamu – Paru Paru – Destarata

35 = 25 – 75 – 52 – 02
Boncengan – Batu – Wanita – Kambing – Tinju – Lambung – Jalan Jalan – Drupadi

36 = 34 – 83 – 87 – 33
Sekop – Kacamata – Pendeta Wanita – Musang – Balap Sepeda – Manggis – Rumah Obat – Sayembara

37 = 38 – 59 – 83 – 09
BH – Pacaran – Orang Bongkok – Ikan Gabus – Balap Mobil – Anggur – B.H – Truk – Gareng

38 = 37 – 67 – 84 – 17
Kapal Perang – Hamil – Putri Raja – Cendrawasih – Balap Sepeda Motor – Engsel – Drum – Untari

39 = 44 – 55 – 77 – 05
Kedelai – Kekasih – Kalajengking – Balap Kuda – Topi – Bemo – Narasuma

40 = 43 – 76 – 78 – 26
Duku – Jual Jagung – Penolong – Gelatik – Golf – Tang – Peci – Widura – Menyusui

41 = 49 – 56 – 76 – 06
Jering (Ganco) – Paku – Pahlawan – Kepiting – Lompat Kuda – Lilin – Sabuk – Warsaya

42 = 45 – 97 – 72 – 47
Marinir – Pakis – Jejaka Tua – Buaya – Gerak Jalan – Catur – Dokter – Lesmana Widakta

43 = 40 – 71 – 41- 21
Bom – Langsat – Janda Muda – Ikan Suro – Anggar – Mawar – Grendel – Sumbadra – Banjir Bandang

44 = 39 – 81 – 86 – 31
Gadung – Kwaci – Berandal – Badak – Ski Air – Seruling – Sisir – Citraksa

45 = 42 – 51 – 75 – 01
Ketupat – Mata-mata – Pengembara – Banteng – Terbang Layang – Kendi – Tas – Rama

46 = 48 – 64 – 73 – 14
Rumah Sakit – Tukar Ban – Nenek Moyang – Orang Utan – Terjun Bebas – Sikat – Toko – Hyang Wenang

47 = 50 – 92 – 21 – 42
Keledai – Sirkus – Banci – Zebra – Upacara Bendera – Tangga – Hotel – Stuna

48 = 46 – 00 – 79 – 50
Labu – Botol Obat – Si Ceroboh – Landak – Main Catur – Garuk – Gedung Bioskop – Dasamuka

49 = 41 – 80 – 70 – 30
Lipstik – Orang Beranak – Drakula – Kelelawar – Mendaki Gunung – Cetok – Rok – Betari Durga

50 = 47 – 98 – 74 – 48
Jual Sate – Daun Sirih – Orang Eskimo – Beruang – Pembawa Obor – Pacul – Guru – Bagong

51 = 55 – 45 – 22 – 95
Lonceng – Rapat Kerja – Ahli Filsafat – Kerang – Patelele – Tebu – Celana – Narodo

52 = 66 – 03 – 99 – 85
Buah Nona – Minum Racun – Raja Laut – Ikan Paus – Main Tali – Matahari – Dompet – Antasena

53 = 82 – 02 – 35 – 52
Garam – Kirim Surat – Penjual Silat – Ikan Duri – Akrobat – Rambutan – Taxi – Abimanyu

54 = 62 – 15 – 95 – 65
Kursi Malas – Juara – Raja Kera – Ikan Lele – Sepatu Roda – Kalung – Dokar – Kera Hanoman

55 = 51 – 39 – 20 – 89
Petik Daun Tembakau – Dikelenteng – Pertapa – Kangguru – Kasti – Gelang – Kemaron – Rd Seta

56 = 70 – 41 – 71 – 91
Makan Daun Sirih – Bengkung (Stagen) – Budak – Ikan Duyung – Ringen – Kenanga – Cikar – Limbuk – Rumah Terbakar

57 = 74 – 08 – 47 – 58
Jual Bakso – Kunyit – Anak Sakti – Ulat Sutera – Layang Layang – Sepatu – Ranjang – Gatotkaca

58 = 67 – 07 – 94 – 57
Hantu – Pacuan Kuda – Penari – Cumi Cumi – Main Kelereng- Rumah – Sekolahan – Selir

59 = 83 – 37 – 38 – 87
Kencur – Jam Dinding – Putra Raja – Kakak Tua – Dakon – Kedondong – Kaos – Rd Lesmana

60 = 68 – 32 – 93 – 82
Curi Ayam – Pot Bunga – Kepala Polisi – Cecak – Karambol – Delima – Handuk – Sentiyaki

61 = 65 – 27 – 92 – 77
Mayat – Roti – Pedagang – Kecoak – Gendongan – Kacamata – Buku – Baladewa

62 = 54 – 19 – 27 – 69
Meriam – Terhalang – Pagoda – Walang Kadung – Petan – Termos – Selendang Pelangi – Candi Sapta Arga – Memberi Kayu

63 = 64 – 29 – 97 – 79
Talas – Belanja – Pendekar Wanita – Kumbang – Treksando – Bantal – Jendela – Larasati – Ikan Arwana

64 = 63 – 46 – 98 – 96
Kecambah – Ronggeng – Dewa Uang – Kuda Laut – Bandulan – Apel – Guling – Betara Indra

65 = 61 – 04 – 90 – 54
Isap Candu – Jipang – Raja Setan – Ikan Hiu – Kayang – Klompen – Petromak – Kala Srenggi

66 = 52 – 24 – 25 – 74
Korek Ubi – Potong Padi – Dewa Bumi – Jerapah – Sawatan – Sukun – Gelas – Anta Boga

67 = 58 – 38 – 23 – 88
Korek Api – Kacang Panjang – Penjual Daging – Burung Onta – Engrang – Sendok – Korek Api – Abilawa

68 = 60 – 28 – 91 – 78
Sapi Duel – Ubi – Pembuat Pedang – Burung Hantu – Panjat Pinang – Pisau – Garpu – Cepot – Banjir Bandang

69 = 77 – 12 – 44 – 62
Gunung – Peti Mati – Pencari Jejak – Mimi – Engkleh – Gunting – Gunung – Antareja

70 = 56 – 22 – 29 – 72
Ubi Kayu – Panglima – Keledai – Tarik Tambang – Lampu Minyak – Rumah Makan – Adipati Karna

71 = 72 – 43 – 45 – 93
Kacang Goreng – Pistol Mainan – Pemburu – Macan Tutul – Lempar Karet – Sumur – Baju – Pandu

72 = 71 – 20 – 40 – 70
Menanam Kelapa – Tugu – Dewa Langit – Ikan Terbang – Ik Ol – Kran Air – Arloji – Betara Guru

73 = 80 – 34 – 31 – 84
Pulpen – Sikat Bulu – Tuan Tanah – Semut – Tulupan – Anting Anting – Bintang – Dursasana

74 = 57 – 16 – 24 – 66
Kenari – Kamera – Bajak Laut – Pinguin – Setipan – Gentong – Radio – Indrajit

75 = 85 – 35 – 32 – 53
Jatuh – Kwini – Suami Istri – Bebek – Balapan Lari – Nangka – Lemari – Ratih dan Kamajaya

76 = 81 – 40 – 30 – 90
Kasur – Ambil Air – Jendral Wanita – Nyamuk – Teplekan – Mata – Timbangan – Srikandi

77 = 69 – 11 – 96 – 61
Pare – Cincin – Walikota – Penyu – Bekel – Cincin – Payung – Togog

78 = 79 – 18 – 46 – 68
Wajan – Ketumbar – Orang Kaya – Ikan Gergaji – Balap Becak – Semangka – Wajan – Lesmana Mandrakumara

79 = 78 – 13 – 43 – 63
Main2 – Jagung – Jendral Serakah – Orong Orong – Gendong Bayi – Okol – Jeruk Bali – Kompor – Suyudana

80 = 73 – 49 – 48 – 99
Pensil – Siram Sayur – Kepala Desa – Bajing – Apollo – Potlot – Ceret – Semar

81 = 76 – 44 – 49 – 94
Dam2 – JAnur Aren – Penipu – Kancil – Damdaman – Hidung – Cangkir – Aswatama

82 = 53 – 10 – 28 – 60
Lilin – Lencana – Gembala – Kuda Nil – As – Telinga – Berlian – Udawa

83 = 59 – 36 – 26 – 86
Berkasihan (Pacaran) – Buncis – Ibu Suri – Ikan Layur – Dadu – Kumis – Pipa – Dewi Kunti

84 = 86 – 23 – 39 – 73
Berkunjung – Kol – Budha – Kalkun – Salto – Mulut – Kacang Tanah – Bagaspati

85 = 75 – 25 – 42 – 52
Tumbuhan Rotan – Naik Kapal – Wanita Sihir – Jangkrik – Latihan Hansip – Teratai – Pintu – Sarpakenaka

86 = 84 – 33 – 37 – 83
Dapat Lencana – Timun – Dewa maut – Ikan Sampan – Gerak Badan – Salak – Rokok – Yamadipati

87 = 88 – 09 – 33 – 59
Naik Kapal Terbang – Orang Gila – Betet – Kerja Bakti – Botol – Toilet – Buriswara

88 = 87 – 17 – 34 – 67
Meluku (Membajak) – Bawang – Dewi Mega – Domba – Balap Karung – Jeruk Manis – Piring – Wilutama

89 = 94 – 05 – 67 – 55
Berciuman – Lampu Merah – Pemabuk – Ikan Bendera – Setopan – Jeruk Keprok – Ember – Bomanarakasura

90 = 93 – 26 – 68 – 76
Kepasar – Berjudi – Tawanan – Trenggiling – Perempatan Jalan – Pil – Sawah – Shinta

91 = 99 – 06 – 66- 56
Kedai Samsu – Tanam Padi – Siluman Air – Serigala – Ambulans – Bambu – Toples – Witaksini

92 = 95 – 47 – 62 – 97
Sabun – Kain – Putri Kipas Besi – Ikan Tengiri – Garis Finish – Apokat – Sarung – Siti Sundari

93 = 90 – 21 – 61 – 71
Pondok – Jengkol – Penjilat – Babi Hutan – Perahu Layar – Kaos Kaki – Lapangan – Durna

94 = 89 – 31 – 36 – 81
Tidur – Jahit Baju – Kwan Kong – Ikan Kakap – Pemandian – Jambu – Pen – P.Salya

95 = 92 – 01 – 65 – 51
Pisau Cukur – Menampi Padi – Petani – Perkutut – Jalan Raya – Kunci – Pisau Cukur – Irawan

96 = 98 – 14 – 63 – 64
Ayam Betina – Selimut – Prajurit – Ikan Nus – Laut – Mangga – Minyak Angin – Citrayuda

97 = 00 – 42 – 11 – 92
Tuli – Ambil Kelapa – Raksasa – Tokek – Kali Brantas – Sirsak – Lemari Es – Prahasta

98 = 96 – 50 – 69 – 00
Kupas Kelapa – Ubi Obat – Penjaga Malam – Tongkol – TV – Lengkeng – Kecelakaan – Trijati

99 = 91 – 30 – 60 – 80
Menenun – Hidung Belang – Burung Jalak – Bayi – Kodak – Meja – Arjuna

00 = 97 – 48 – 64 – 98
Pindah Rumah – Kupas Kelapa – Penyair – Tapir – Sempritan – Rembulan – Tanggalan – Kumbakarna

Cara Menghitung Pengeluaran TOTO SGP

Rumus Togel SGP

Sedikit saya bakal cobalah mengulas tentang rumus togel singapura. Terutama buat beberapa sahabat yang menginginkan pintar dalam mengkalkulasi Rumus Togel Singapura, yang mana rumus pengeluaran togel di bawah ini begitu gampang anda tekuni. Serta butuh anda kenali, jika beberapa sahabat telah mahir dalam mengkalkulasi rumus togel ini, pastinya beberapa sahabat bakal memperoleh nomer togel hari ini yang bakal keluar. serta di bawah ini yaitu rumus togel singapura hari ini yang dapat sahabat tekuni.
Cermati angka dibawah ini
17 – 19 – 28 – 16 – 36 – 41 ADD 8
dikonversi kedalam 4D : dengan cara
Bola 1 = 17
Bola 2 = 19
Bola 3 = 28
Bola 4 = 16
Bola 5 = 36
Bola 6 = 41
Bola penambahan (ADD) = 8

Langkah I : (Untuk memastikan 2D)
Bola 1 s/d Bola 6 dijumlah semuanya (17+19+28+16+36+41) = 157 dikali 2 = 314, dikurangi Bola 1 + Bola 6 = (314 – (17+41)) = 256 ditambah ADD=8 = 264
Dari bilangan 264 ini di ambil 2angka belakang untuk jadikan 2D. (xx64)

Langkah II : (Untuk memastikan 3D/KOP)
Bola 4 + Bola 5 = (16+36=52) , darisini di ambil 1angka belakang untuk jadikan KOP : 2 (telah di ketahui x264)

Langkah III : (Untuk memastikan 4D/AS)
Bola 2 + Bola 3 = (19+28=47), darisini di ambil 1angka belakang untuk jadikan AS : 7 (jadi telah di ketahui 4D Senin 07-03-2011 keluar : 7264).
(rumus togel) rumus bilangan mati, kepala mati, ekor mati, 2d mati « perkiraan togel serta bilangan main hari ini

makin hott saja perkiraan togel ini, saat ini mari kita cobalah berbagikan rumus togel untuk mematikan kepala, ekor serta 2d. mohon di simak serta pakai dengan bijak ya

Mencari KEPALA mati
Anda tinggal menginginkan mencari bilangan mati di posisi apa? Bila di posisi KEPALA saudara tinggal memberikan bilangan pada posisi AS dua periode terlebih dulu. Contoh hari sabtu keluar 3799 serta hari minggu keluar 2121. Ini bermakna bilangan AS dari dua periode itu adalah 3 serta 2, tinggal saudara jumlahkan 3 + 2 = 5. Jadi KEPALA = 5 kecil kemungkinan keluar pada hari senin.

Mencari bilangan 2D mati
Rumusnya begitu simpel yakni 100 – bilangan 2D yang keluar + 20. Contoh bilangan yang keluar hari ini adalah 6736 ini bermakna bilangan 2D nya adalah 36. Kita input ke rumus tadi 100 – 36 = 64 lantas 64 + 20 = 84 jadi bilangan 64 s/d 84 kecil kemungkinan keluar.

Rumus EKOR mati
Untuk mencari bilangan EKOR yang mati saudara tinggal mencari jumlah TESSON. 2, contoh hari ini keluar 9470 pada periode ini bermakna nomer 2D nya adalah 70. Nomer 70 jumlah TESSON. 2 nya adalah 4, jadi untuk besok EKOR = 4 kecil kemungkinan untuk keluar.

Cara perhitungan diatas kami buat dengan rumus yang akurat. Perlu diketahui rumus diatas akan jitu jika anda memasang nya di situs togel online yang terpercaya.